Polkadot Is Back! Mengapa Motif Klasik Ini Mendadak Populer Lagi?
Salah satu fashion ikonik yang kembali mencuri perhatian tahun ini adalah motif polkadot. Motif bulat - bulat yang identik dengan gaya retro khas tahun 50an ini mendadak kembali viral hingga banyak brand fashion lokal maupun luar mengeluarkan koleksi dengan pattern ini. So, apa sebenarnya yang membuat pattern polkadot kembali menjadi tren?
Motif Retro yang Timeless
Motif ini pertama kali muncul sejak abad pertengahan sebagai pola bintik tidak beraturan yang popularitasnya meroket di era victoria hingga 1950. Fashion icon pada waktu itu adalah Marilyn Monroe yang menggunakan motif ini kemudian banyak penggemar yang mulai mengikutinya. Polkadot banyak digemari karena memberi kesan timeless dan feminim.
Mudah di Mix & Match
Fashion polkadot oriental memiliki ciri khas berbintik bulat hitam dengan background kain yang berwarna putih atau bisa sebaliknya. Dengan motif yang super versatile ini menjadi mudah dipadu padankan dengan berbagai outfit, baik formal maupun tidak. Polkadot hitam-putih biasanya cocok untuk kamu yang suka tampil formal, timeless, dan chic. Sementara polkadot warna warni cocok untuk gaya colorful dan ceria. Satu item motif polkadot seperti rok, kemeja, saja sudah cukup membuat outfit mu standout tanpa terlihat berlebihan.
Versi Modern yang Lebih Fresh
Kini, motif ini tidak terpaku dengan satu ukuran saja. Jaman dan tren yang semakin modern membuat motif polkadot sudah melalui beberapa tahapan dan inovasi yang terbaru. Kini motif ini banyak menghadirkan variasi baru seperti: motif polkadot mini dan super tiny, polkadot jumbo hingga polkadot berwarna pastel. Inovasi ini membuat polkadot terasa up-to-date dan cocok untuk gaya masa kini.