Tragedi Kecelakaan Mahasiswa UGM di Sleman, Pengemudi BMW Jadi Tersangka
Kecelakaan maut di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (24/5/2025) dini hari merenggut nyawa Argo Ericko Achfandi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) yang baru berusia 19 tahun. Peristiwa ini melibatkan mobil BMW yang dikendarai Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM berusia 21 tahun, yang kini resmi jadi tersangka.
Kejadian bermula sekitar pukul 01.00 WIB. Argo, yang mengendarai sepeda motor Honda Vario, melaju dari arah selatan ke utara. Saat mencoba putar balik, motornya ditabrak dari belakang oleh mobil BMW putih yang dikemudikan Christiano. Benturan keras membuat motor Argo terpental, dan ia meninggal di tempat karena luka parah di kepala. Mobil BMW itu kemudian oleng dan menabrak mobil Honda CR-V yang sedang parkir di pinggir jalan.
Polresta Sleman langsung bergerak cepat. Mereka mengamankan rekaman CCTV di lokasi untuk merekonstruksi kejadian. Penyelidikan awal menunjukkan mobil BMW tidak sempat mengerem sebelum menabrak. Meski tes urine membuktikan Christiano bebas dari alkohol dan narkoba, polisi masih menyelidiki soal kecepatan mobil dan kemungkinan faktor lain, seperti kelelahan pengemudi.
Pada Selasa (27/5/2025), Christiano ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara. Ia dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan denda maksimal Rp12 juta. Sehari kemudian, pada Rabu (28/5/2025), Christiano ditahan di Mapolresta Sleman untuk mempercepat proses hukum.
Fakultas Hukum UGM menyampaikan duka mendalam atas kehilangan salah satu mahasiswanya. Mereka berjanji mendampingi keluarga Argo dan memastikan proses hukum berjalan adil. FEB UGM juga menyatakan belasungkawa dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini ke polisi. Pihak universitas menegaskan tidak akan ikut campur dalam proses hukum.
Kecelakaan ini mengguncang media sosial. Tagar #JusticeForArgo ramai sejak Senin (26/5/2025), dipelopori teman-teman Argo yang menginginkan keadilan. Mahasiswa UGM mengadakan doa bersama di halaman Fakultas Hukum pada Senin malam, menyalakan lilin dan meletakkan bunga di bawah patung Dewi Keadilan sebagai penghormatan. Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya keselamatan berkendara.