Intertaiment

Film “Laut Bercerita” Akan Tayang di Bioskop 2026, Adaptasi dari Novel Fenomenal Indonesia

J Junita Nur Anggraeni Terverifikasi Penulis
4 Januari 2026, 07:38 3 menit baca 2,143x dilihat
Film “Laut Bercerita” Akan Tayang di Bioskop 2026, Adaptasi dari Novel Fenomenal Indonesia
Winnicode Officials

INDONESIA — Kabar menarik datang dari dunia perfilman Tanah Air. Novel fenomenal Laut Bercerita karya Leila S. Chudori akan diadaptasi menjadi film panjang yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026. Adaptasi ini diumumkan secara resmi pada ajang Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Market 2025 di Yogyakarta, Senin (1/12/2025).

Kisah Laut Bercerita sendiri sudah sangat dikenal luas sebagai salah satu novel Indonesia yang paling berpengaruh dalam beberapa tahun terakhir. Buku ini berhasil menyentuh hati jutaan pembaca dengan tema sejarah, kemanusiaan, dan perjuangan, sehingga adaptasi film layarnya menjadi salah satu proyek paling dinantikan oleh pecinta sastra dan film.

Film ini diproduksi oleh Pal8 Pictures bekerja sama dengan beberapa rumah produksi besar seperti VMS Studio, Jagartha Group, dan Lynx Films. Sutradara ternama Yosep Anggi Noen ditunjuk untuk mengarahkan film panjang ini, sementara penulis naskahnya sendiri adalah Leila S. Chudori, yang turun langsung menangani adaptasi dari novel aslinya demi menjaga esensi cerita.

Dalam versi layar lebarnya, Laut Bercerita akan mempertahankan nuansa emosional dari novel, mengisahkan perjalanan keluarga Wibisono yang kehilangan putra sulung mereka, Biru Laut Wibisono, seorang mahasiswa aktivis yang hilang secara misterius di tengah dinamika politik Indonesia pada akhir dekade 1990-an. Konflik dan pencarian keluarga akan menjadi titik sentral yang menggerakkan cerita film ini.

Deretan aktor dan aktris papan atas Indonesia juga dikonfirmasi ikut bergabung dalam film ini. Reza Rahadian dipercaya memerankan Biru Laut, sementara Dian Sastrowardoyo akan tampil sebagai Kasih Kinanti, tokoh penting dalam jaringan pergerakan aktivis. Pemeran lainnya meliputi Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, dan Arswendy Bening Swara. Keberadaan nama-nama besar ini semakin meningkatkan ekspektasi publik terhadap kualitas film tersebut.

Proses produksi film ini berlangsung di beberapa lokasi di Indonesia, termasuk Semarang, Salatiga (Jawa Tengah), dan Sukabumi (Jawa Barat), untuk menghadirkan latar tempat yang autentik sesuai dengan setting cerita. Produksi yang intens ini menunjukkan komitmen tim kreatif dalam menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam dan emosional.

Pengumuman resmi mengenai tayang perdana film ini juga dipublikasikan melalui akun media sosial resmi proyek, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari pengikutnya. Dengan cerita yang kuat, tim produksi yang solid, serta daya tarik aktor ternama, Laut Bercerita berpotensi menjadi salah satu karya perfilman Indonesia yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka kembali dialog penting tentang sejarah dan nilai kemanusiaan.

Dengan tanggal tayang setahun lagi, publik kini semakin menantikan kehadiran film Laut Bercerita di bioskop — sebuah karya yang diharapkan mampu memperluas jangkauan cerita Indonesia menuju penonton yang lebih luas, sekaligus memperkuat hubungan antara sastra dan perfilman nasional.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.