Euforia Berujung Tragedi: Bobotoh Jatuh dari Flyover Pasupati, Masih Koma dan Dirawat Intensif di RSHS
Bandung, 28 Mei 2025 — Kemenangan Persib Bandung atas Persis Solo yang semestinya dirayakan dengan penuh suka cita justru berubah menjadi tragedi bagi salah satu pendukung setianya. Seorang bobotoh bernama Nugroho terjatuh dari Flyover Pasupati, tepatnya di Jalan Layang Mochtar Kusumaatmadja, Sabtu malam (24/5), sekitar pukul 22.00 WIB.
Kejadian bermula saat Nugroho duduk di pembatas jembatan untuk mengikuti konvoi perayaan kemenangan. Sayangnya, ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke area Taman Film yang berada di bawah flyover. Ia segera dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dalam kondisi kritis dan hingga kini masih dirawat secara intensif di ruang ICU.
Sempat beredar kabar simpang siur bahwa Nugroho telah meninggal dunia, namun kabar itu dibantah langsung oleh sang istri, Intan Nuraeni. Dengan suara penuh harap, Intan menyampaikan bahwa suaminya masih koma dan memohon doa dari masyarakat.
“Saya terpukul dengan kabar bohong itu. Saya hanya minta doanya saja, semoga ada mukjizat dari Allah,” ucapnya lirih.
Menanggapi insiden ini, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, turut menunjukkan kepeduliannya dengan mengunjungi langsung Nugroho di RSHS pada Selasa (27/5). Ia memberikan dukungan moril kepada keluarga dan menyampaikan harapannya agar Nugroho segera pulih.
“Saya mendoakan semoga ada keajaiban. Mereka pasangan muda, baru punya satu anak. Jangan sampai anaknya kehilangan ayah,” ujar Erwin penuh empati.
Erwin juga mengimbau seluruh warga, terutama para bobotoh, agar tetap berhati-hati dalam merayakan kemenangan.
“Silakan rayakan, tapi jangan sampai euforia berubah menjadi petaka. Keselamatan tetap yang utama,” tambahnya.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa insiden ini terjadi saat massa pendukung menggelar konvoi besar-besaran di sejumlah titik kota. Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, memastikan korban segera mendapatkan penanganan medis dan meminta agar para pendukung tak lagi merayakan di area berbahaya seperti flyover atau persimpangan padat.
Kisah tragis Nugroho menjadi pengingat penting bahwa semangat mendukung tim kesayangan tetap harus dibarengi dengan kesadaran menjaga keselamatan diri. Mari rayakan kemenangan dengan cara yang aman, tanpa harus mengorbankan nyawa.