Sosial Media

Diskursus Unpopular Opinion yang Lagi Viral di X, Panggung untuk Menyampaikan Pendapat yang Kontroversial?

R Rachel Aurelia Rahmadita Terverifikasi Penulis
25 Juni 2025, 16:18 2 menit baca 581x dilihat
Diskursus Unpopular Opinion yang Lagi Viral di X, Panggung untuk Menyampaikan Pendapat yang Kontroversial?
Winnicode Officials

Banyak trend maupun diskursus yang tercipta dan lahir dari sosial media X, belakangan yang lagi viral adalah diskursus mengenai unpopular opinion. Lantas, apa sih arti unpopular opinion tersebut? Apakah berbeda dari opini-opini yang disampaikan individu pada biasanya?.

Sesuai namanya, unpopular opinion. Opini ini adalah opini tidak populer atau yang tidak banyak diperbincangkan, sehingga biasanya tidak disetujui oleh kebanyakan pihak dan berpotensi menjadi pendapat yang kontroversial. Selain menyampaikan opini yang tidak populer, memprovokasi juga biasanya menjadi salah satu tujuan seseorang menyampaikan unpopular opinion ini.

Diskursus unpopular opinion ini bisa menjadi semacam “wadah” untuk mereka yang ingin membuat image ataupun pendapat yang berbeda dari kebanyakan orang. Seperti contoh, ketika sedang ada film yang ramai dipuji dan diperbincangkan, seseorang bisa menyampaikan unpopular opinion mereka dengan berkata “ah filmnya masih kurang dalam aspek ini.” Opini ini nantinya akan menuai output yang beragam, ada yang setuju karena merasa terwakili di tengah pendapat mayoritas, namun tentunya banyak juga yang akan tidak setuju.

Meskipun begitu, unpopular opinion tidak selamanya bersifat berat dan kontroversial. Ada juga unpopular opinion mengenai topik remeh-temeh yang disampaikan sebagai candaan, seperti misalnya “kacang tidak seharusnya menjadi toping di bubur ayam” yang merupakan hal sesederhana preferensi makanan.

Unpopular opinion juga bisa menjadi angin segar dan membuka diskusi yang lebih luas dikarenakan terdapat beberapa sudut pandang yang tidak umum. Diskursus ini juga dapat menjadi alat refleksi sosial di mana individu bisa menilai pendirian mereka sendiri setelah mencerna opini tidak populer atau mempertanyakan anggapan umum yang dianggap “benar.”

Tentunya tidak sedikit pula individu yang memanfaatkan tren ini untuk sekadar mencari perhatian atau “engagement”. Opini yang sebenarnya tidak begitu kontroversial disampaikan agar tampak provokatif. Dalam beberapa kasus, ini bisa menimbulkan misinformasi atau bahkan memperkeruh suasana jika tidak disampaikan dengan tanggung jawab.

Popularitas unpopular opinion di X mencerminkan bagaimana media sosial memberi ruang bagi beragam suara, tak hanya yang mayoritas. Namun, penting juga bagi kita untuk selektif terhadap mana opini yang benar-benar menyampaikan sudut pandang baru, dan mana yang hanya menciptakan sensasi untuk engagement. Bijak dalam merespons dan menyikapi setiap opini yang muncul, baik populer maupun tidak, adalah kunci agar ruang diskusi di media sosial tetap sehat.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.