Intertaiment

Produk Kecantikan Kemasan Inklusif Rare Beauty: Kecantikan Ada Pada Setiap Orang

N Nandyta Alifia Denila Didha Putri Hartono Terverifikasi Penulis
2 Desember 2025, 04:50 4 menit baca 716x dilihat
Produk Kecantikan Kemasan Inklusif Rare Beauty: Kecantikan Ada Pada Setiap Orang
Winnicode Officials

Persaingan pada industri kecantikan kini kian ketat. Banyak brand yang berlomba-lomba menciptakan inovasi segi formula atau variasi warna produk terbaru. Hal lain yang patut disyukuri dari perkembangan industri ini adalah semakin banyaknya merk yang sadar dengan kalangan disabilitas dan nilai empati.

Dewasa ini, banyak brand mulai menaruh perhatian pada nilai-nilai inklusivitas dalam produknya. Salah satu pelopornya adalah Rare Beauty, merk kosmetik yang diprakarsai oleh penyanyi sekaligus aktris Selena Gomez.

Sejak diluncurkan pada 2020 lalu, Rare Beauty menarik atensi publik dunia kecantikan. Tidak berhenti pada kualitas produknya, publik menaruh perhatian karena filosofi brand tersebut. Berangkat dari keyakinan Selena, yakni tiap-tiap perempuan memiliki kecantikan masing-masing, Rare Beauty mengkampanyekan bahwa tiap-tiap orang memiliki keunikannya tanpa harus disembunyikan. 

Tak berhenti pada kampanye atau pesan sosial, semangat inklusif itu juga tampak nyata pada desain kemasannya yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Filosofi di Balik Rare Beauty: Kecantikan Ada Pada Semua Orang

Bagi Selena Gomez, Rare Beauty bukan sekadar bisnis kecantikan. Ia menciptakan brand ini dengan misi personal, merayakan keunikan setiap individu dan menolak standar kecantikan yang sempit. Dalam berbagai wawancara, Selena kerap menekankan pentingnya kesehatan mental dan penerimaan diri. Dua nilai ini yang kemudian melekat kuat dalam identitas Rare Beauty.

“Rare Beauty berdiri didasarkan pada inklusivitas, dan kami memperluas definisi kami dengan inisiatif Made Accessible”, jelas Selena, Dikutip Winnicode pada laman resmi Rare Beauty (1/12/2025). 

Selena dalam menciptakan brand ini berangkat dari pengalaman pribadinya. Sebagai penderita lupus, Selena merasa dimudahkan dengan produk yang mudah dibuka, digenggam, diaplikasikan dan ditutup. Semangat itulah yang menjadi fondasi desain Rare Beauty, bahwa setiap detail harus dapat digunakan dengan mudah, termasuk oleh mereka yang memiliki keterbatasan fisik. Dengan kata lain, bagi Rare Beauty desain kemasan tidak hanya sekadar persoalan estetika, melainkan juga langkah empatik.

Desain Kemasan Ramah Disabilitas

Salah satu elemen yang paling banyak diapresiasi dari Rare Beauty adalah bentuk tutup produknya. Alih-alih berbentuk silinder licin seperti kosmetik yang marak beredar di pasaran, Rare Beauty menggunakan tutup berbentuk bola (bulb-shaped cap). Sekilas terlihat sederhana, namun desain ini memiliki fungsi penting, yakni memudahkan pengguna dengan keterbatasan mobilitas tangan atau penderita artritis untuk membuka dan menutup produk dengan lebih mudah.

Desain ergonomis ini hadir pada berbagai produk Rare Beauty, mulai dari foundation hingga liquid blush. Desain ini menjadi ciri khas utama yang membedakan dari merek kosmetik lain. Terbaru, Rare Beauty merilis parfum dengan kemasan yang dirancang bersama hand therapist dan packaging engineer agar mudah digunakan oleh siapapun. 

Bagi sebagian pengguna, kemasan seperti ini menjadi simbol bahwa mereka diperhitungkan dan dilibatkan dalam pengalaman memakai kosmetik. Dalam industri yang sering kali berpusat pada kesempurnaan visual, langkah Rare Beauty terasa semacam angin segar dan bernilai.

Dampak dan Apresiasi dari Publik

Langkah inklusif Rare Beauty mendapat sambutan luas, terutama dari komunitas penyandang disabilitas dan para beauty influencer. Banyak pengguna di media sosial berbagi pengalaman pribadi tentang betapa mudahnya mereka menggunakan produk Rare Beauty, bahkan untuk aktivitas sederhana seperti membuka botol foundation.

Tak sedikit pula yang mengungkapkan bahwa desain ini membuat mereka merasa dihargai dan diperhatikan. Rare Beauty pun dianggap berhasil mengubah persepsi bahwa desain ramah disabilitas harus terlihat “khusus” atau “berbeda”. Sebaliknya, Rare Beauty membuktikan bahwa desain inklusif bisa tetap elegan dan komersial.

Secara global, berbagai media internasional menyebut langkah ini sebagai tonggak penting dalam dunia kosmetik modern.

Inklusivitas sebagai Masa Depan Industri Kecantikan

Langkah yang diambil Rare Beauty menciptakan efek domino. Beberapa brand bahkan brand ternama, mulai mempertimbangkan aspek aksesibilitas dalam pengembangan produk baru. Hal ini menunjukkan bahwa desain inklusif bukan lagi tren sementara, melainkan arah masa depan industri kecantikan.

Selain berdampak sosial, desain seperti ini juga mendukung prinsip kemanusiaan yakni menciptakan produk yang tidak hanya bagus secara formulasi dan keragaman warna, tetapi juga ramah manusia. 

Lebih dari sekadar kosmetik, Rare Beauty menjadi simbol penerimaan dan empati. Ia mengingatkan bahwa setiap orang berhak merasa cantik dan mampu mengekspresikan dirinya, tanpa batasan fisik apa pun.

Pada akhirnya, desain Rare Beauty mengajarkan bahwa kecantikan sejati bukan hanya yang terlihat di permukaan, tetapi juga berkaitan makna dan nilai.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.