Kuliner

7 Kuliner Dingin Unik Khas Asia yang Bikin Segar di Musim Panas:  dari Bingsu hingga Es Krim Rujak

N Nandyta Alifia Denila Didha Putri Hartono Terverifikasi Penulis
20 April 2026, 05:19 4 menit baca 450x dilihat
7 Kuliner Dingin Unik Khas Asia yang Bikin Segar di Musim Panas:  dari Bingsu hingga Es Krim Rujak
Winnicode Officials

Musim panas identik dengan cuaca terik yang bikin tubuh cepat lelah dan dehidrasi. Saat suhu meningkat, banyak orang mulai berburu kuliner dingin untuk menyegarkan diri. Tapi bukan sekadar dingin, beberapa makanan khas Asia menawarkan pengalaman yang lebih dari itu, perpaduan rasa unik, tekstur tak biasa, hingga cara penyajian yang out of the box.

Dari es serut lembut ala Korea hingga es krim bercampur bumbu rujak khas Indonesia, berikut tujuh kuliner dingin unik khas Asia yang cocok dinikmati saat musim panas.

Sensasi Pedas-Manis dalam Es Krim Rujak

Kalau biasanya es krim identik dengan rasa manis dan creamy, Indonesia punya versi yang jauh lebih berani. Es krim rujak memadukan es krim dengan bumbu rujak yang terkenal pedas, asam, dan manis.

Perpaduan ini mungkin terdengar aneh bagi sebagian orang, tapi justru di situlah daya tariknya. Sensasi dingin dari es krim berpadu dengan “ledakan” rasa dari bumbu rujak menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Cocok bagi pencinta makanan ekstrem yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda saat musim panas.

Lembutnya Bingsu yang Mendunia

Bingsu menjadi salah satu dessert dingin paling populer dari Korea Selatan. Sekilas mirip es serut, tapi teksturnya jauh lebih halus, bahkan sering disebut seperti salju.

Biasanya, bingsu disajikan dengan topping kacang merah, buah segar, susu kental manis, hingga es krim. Kini, variasinya semakin modern dengan tambahan kue atau cokelat. Kombinasi tekstur lembut dan rasa manis ringan menjadikannya pilihan sempurna untuk melepas dahaga di cuaca panas.

Halo-Halo, Dessert “Campur Aduk” Penuh Kejutan

Sesuai namanya, halo-halo berarti “campur-campur”. Dessert khas Filipina ini memang berisi berbagai bahan dalam satu mangkuk, mulai dari buah-buahan, kacang merah, jeli, hingga es krim ube.

Keunikan halo-halo terletak pada kombinasi tekstur dan rasa dalam setiap suapan. Ada yang lembut, kenyal, manis, hingga sedikit gurih. Sensasi ini membuatnya tak pernah membosankan, apalagi saat dinikmati di tengah panasnya cuaca.

Segarnya Chè, Sup Manis Versi Dingin

Berbeda dari dessert kebanyakan, chè dari Vietnam sering disebut sebagai “sup manis”. Namun, alih-alih disajikan hangat, chè justru dinikmati dalam kondisi dingin dengan tambahan es.

Isinya pun beragam, mulai dari kacang-kacangan, jeli, hingga santan. Kombinasi ini menghasilkan rasa yang ringan namun tetap mengenyangkan. Variasi chè yang sangat banyak juga membuat dessert ini menarik untuk dieksplorasi.

Gurih-Manisnya Ais Kacang

Ais kacang atau dikenal juga sebagai ABC (Air Batu Campur) adalah dessert es serut khas Malaysia yang punya kombinasi rasa tak biasa. Dalam satu mangkuk, kamu bisa menemukan kacang merah, jagung, cincau, sirup, dan susu.

Perpaduan bahan yang cenderung gurih dengan manisnya sirup menciptakan rasa yang unik. Tekstur es yang dingin berpadu dengan topping yang beragam menjadikan ais kacang favorit banyak orang untuk mengatasi panas.

Tangyuan Dingin, Versi Segar dari Tradisi

Tangyuan biasanya disajikan hangat, terutama saat perayaan tradisional di China. Namun, versi dinginnya menawarkan pengalaman yang berbeda.

Bola-bola tepung beras yang kenyal dengan isian manis seperti wijen atau kacang disajikan dalam kuah dingin. Perubahan suhu ini memberikan sensasi baru yang menyegarkan, terutama saat musim panas.

Padat dan Kaya Rasa: Kulfi

Dari India, kulfi hadir sebagai alternatif es krim dengan tekstur yang lebih padat dan rasa yang lebih kaya. Tidak seperti es krim biasa, kulfi dibuat tanpa banyak udara sehingga terasa lebih “berisi”.

Rasanya pun khas, sering kali menggunakan rempah seperti saffron, kapulaga, atau pistachio. Kombinasi ini menciptakan cita rasa yang autentik dan berbeda, cocok bagi yang ingin mencoba dessert dingin dengan sentuhan tradisional.

Mana yang Paling Unik untuk Dicoba?

Dari ketujuh kuliner tersebut, masing-masing punya keunikan tersendiri. Jika ingin mencoba yang paling ekstrem, es krim rujak jelas jadi pilihan utama. Sementara itu, bingsu cocok untuk yang mencari dessert ringan dan populer.

Halo-halo dan chè menawarkan pengalaman rasa yang kompleks, sedangkan ais kacang menghadirkan perpaduan gurih dan manis yang khas. Di sisi lain, tangyuan dingin dan kulfi memberikan sentuhan tradisional dengan cara penyajian yang berbeda.

Musim panas jadi momen tepat untuk mengeksplorasi berbagai kuliner dingin khas Asia. Tak hanya menyegarkan, deretan dessert ini juga menawarkan pengalaman rasa yang unik dan tak terlupakan. Jadi, kamu tertarik mencoba yang mana dulu?

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.