Kabar Internasional

Indroyono Soesilo Jadi Calon Dubes RI untuk AS, Siap Ulang Sejarah Keluarga?

M Moh. Arfan Firendy Terverifikasi Penulis
9 Juli 2025, 01:11 3 menit baca 505x dilihat
Indroyono Soesilo Jadi Calon Dubes RI untuk AS, Siap Ulang Sejarah Keluarga?
Winnicode Officials

Jakarta, 8 Juli 2025 – Nama Dwisuryo Indroyono Soesilo mendadak menjadi sorotan publik setelah diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. Sosok yang dikenal sebagai teknokrat, akademisi, sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman era Presiden Jokowi ini tak hanya membawa rekam jejak panjang, tapi juga sejarah keluarga yang cukup istimewa: ayahnya, Soesilo Soedarman, pernah menempati posisi yang sama sebagai Dubes RI di Washington DC pada era 1980-an.

Indroyono, pria kelahiran Bandung tahun 1955, punya perjalanan akademik yang mengesankan. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana teknik geologi di ITB pada 1979, lalu melanjutkan S2 ke Universitas Michigan, hingga meraih gelar doktor di bidang penginderaan jauh dari Universitas Iowa pada 1987. Kariernya pun tak kalah berwarna yaitu bermula di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), kemudian aktif di Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan puncaknya diangkat menjadi Menko Kemaritiman pada 2014. Ia juga pernah menjadi penasihat di FAO dan sejak 2016 menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), yang menunjukkan reputasinya di level internasional.

Yang membuat banyak pihak semakin penasaran, Indroyono bukan hanya sekadar birokrat atau akademisi. Ia juga seorang dosen di berbagai kampus seperti ITB, ITS, hingga Trisakti, sekaligus figur yang aktif mengangkat isu konservasi sumber daya alam, terutama melalui teknologi penginderaan jauh. Kehadirannya dalam berbagai forum global, termasuk simposium internasional tentang hutan tropis, menjadi bukti bahwa kiprahnya melampaui sekadar jabatan.

Nama Indroyono kini masuk dalam daftar 24 calon duta besar yang sedang menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) oleh Komisi I DPR. Wakil Ketua Komisi I, Budisatrio Djiwandono, membenarkan bahwa proses tersebut digelar pada awal Juli 2025. Namun hingga kini, hasil resmi masih menunggu lampu hijau pimpinan DPR. Bahkan Ketua DPR, Puan Maharani, menegaskan pengumuman nama duta besar tetap bersifat rahasia sampai keputusan akhir diambil.

Saat dimintai tanggapan, Indroyono tak banyak bicara namun hanya meminta doa agar semua proses berjalan lancar dan menyerahkan keputusan sepenuhnya pada DPR. Jawaban singkatnya justru menambah rasa penasaran: apakah ia akan berhasil mengikuti jejak sang ayah menjadi duta besar RI untuk AS, di salah satu negara terpenting bagi diplomasi dan perdagangan Indonesia?

Jika lolos tahap akhir, Indroyono akan mengisi posisi yang sudah kosong sejak pertengahan 2023, sekaligus membawa harapan baru untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat di masa kepemimpinan Presiden Prabowo. Pengalaman, jejaring internasional, serta latar belakang keluarga membuatnya jadi kandidat yang tak hanya berpengalaman, tapi juga simbol kesinambungan sejarah diplomasi Indonesia di Washington DC. Kini publik menunggu: apakah nama Indroyono akan benar-benar melenggang ke Negeri Paman Sam, atau justru berhenti di tengah jalan?

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.