Sejarah Andalusia, Pernah Menjadi Pusat Peradaban Islam Pada Zaman Kekaisaran Ummayah
Andalusia merupakan saksi bisu pusat peradaban Islam oleh Kekaisaran Ummayah dan menguasai seluruh Semenanjung Iberia atau kini dikenal dengan Spanyol. Sebelum penaklukan oleh Islam, dataran al-Andalus atau andalusia dikuasai oleh bangsa Romawi dan disebut sebagai Hispania.
Penduduk pertama awal peradaban islam dimulai oleh bangsa Moor yang berasal dari Maroko dan berhasil menaklukkan kawasan Visigoth di Iberiea dengan kurun waktu kurang dari satu dekade.
Andalusia kemudian berada pada masa jaya karena menjadi tempat bagi seluruh peradaban yang maju mulai dari agama, pendidikan, seni, dan arsitektur yang gemilang.
Pada 711, dibawah pimpinan Thariq bin ziyad pasukan muslim mulai mendarat di wilayah Iberia yaitu Eropa Barat
Thariq bin Ziyad dibawah Kekhilafahan Ummayah berhasil menaklukan kerajaan Toledo dan membuka jalan bagi kekuasaan Islam di Eropa.
Seiring dengan berjalanya waktu, Islam mulai menyebar luas dan meningkatkan kekuatannya di wilayah seperti Almeria, Cadiz, Granada, dan Cordoba dengan pemerintahan yang berpusat di kota Sevilla.
Andalusia kemudian menerapkan pemerintahan Islam dan menerapkan syariat Islam.
Namun , pada abad ke 15 peradaban Islam mulai runtuh disebabkan oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabella yang mengambil alih pemerintahan islam dengan pengusiran paksan dan hukum mati.
Walaupun, peradaban Islam telah runtuh, jejak dan peninggalanya masih terasa hingga kini seperti gereja yang kini digunakan adalah bekas dari masjid serta banyak seni pahatan islam yang masih terlihat jelas di beberapa bangunan dan tempat bersejarah di Andalusia.